Agama



Cara melakukan shalat tahajjud


Sebelum melaksanakan shalat tahajjud, sebaiknya kita membersihkan mulut (menggosok gigi) terlebih dahulu, tepatnya sebelum berwudlu.
حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ حُذَيْفَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَامَ لِلتَّهَجُّدِ مِنْ اللَّيْلِ يَشُوصُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ

Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin 'Umar berkata, telah menceritakan kepada kami Khalid bin 'Abdullah dari Hushain dari Abu Wa'il dari Hudzaifah radliallahu 'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila bangun malam untuk shalat tahajjud, beliau menggosok dan membersihkan mulut beliau dengan siwak".
(Shahih Bukhari : 1068)

Lalu lakukanlah shalat pembuka tahajjud 2 rakaat dengan ringan.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ مُحَمَّدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ مِنْ اللَّيْلِ فَلْيَسْتَفْتِحْ صَلَاتَهُ بِرَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq telah mengabarkan kepada kami Hisyam dari Muhammad, dia berkata; aku mendengar Abu Hurairah berkata; Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian bangun untuk tahajjud, hendaklah ia membukanya dengan dua rakaat yang ringan."
(Sunan Ahmad : 7421) 

Jumlah rakaat shalat tahajjud

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ بْنِ مَيْمُونٍ أَبُو عُبَيْدٍ الْمَدِينِيُّ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَرٍ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَامِرٍ الشَّعْبِيِّ قَالَ سَأَلْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ وَعَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِاللَّيْلِ فَقَالَا ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنْهَا ثَمَانٍ وَيُوتِرُ بِثَلَاثٍ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْفَجْرِ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ubaid bin Maimun Abu Ubaid Al Madani berkata, telah menceritakan kepada kami Bapakku dari Muhammad bin Ja'far dari Musa bin Uqbah dari Abu Ishaq dari Amir bin Sya'bi ia berkata, "Aku bertanya kepada Abdullah bin Abbas dan Abdullah bin Umar tentang shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada waktu malam. Maka keduanya menjawab, "Tiga belas raka'at; delapan raka'at tahajjud dan tiga raka'at shalat witir, ditambah dua raka'at shalat setelah fajar. "
(Sunan Ibnu Majah : 1351)



Doa tahajjud

Ini ada salah satu doa yang sering dibaca dalam melaksanakan shalat tahajjud, yang Saya ambil dari Shahih Bukhari.

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّونَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ  

ALAAHUMMA LAKAL HAMDU, ANTA NUURUSSAMAWAATI WAL ARDHI WAMAN FIIHINNA, WALAKAL HAMDU ANTA QAYYIMUSSAMAAWAATI WAL ARDHI WAMAN FIIHINNA, WALAKAL HAMDU ANTAL HAQQU, WAWA'DUKA HAQQUN, WAQAULUKA HAQQUN, WALIQAA'UKA HAQQUN, WALJANNATU HAQQUN, WA NNAARU HAQQUN, WASSAA'ATU HAQQUN, WANNABIYUUNA HAQQUN, WAMUHAMMADUN HAQQUN. ALLAAHUMMA LAKA ASLAMTU WABIKA AAMANTU WAILAIKA TAWAKKALTU, WAILAIKA ANABTU, WABIKA KHAASHAMTU, WAILAIKA HAAKAMTU, FAHGHFIRLII MA QADDAMMTU WAMAA AKHKHARTU, WAMA ASRARTU WAMAA A'LANTU, ANTAL MUQADDIMU WA ANTAL MU`AKHIRU LAA-ILAAHA ILLAA ANTA  

Ya Allah, bagi-Mu lah segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi dan sesuatu yang berada di antara keduanya, bagiMu segala puji, Engkau adalah pemelihara langit dan bumi dan siapa saja yang menghuninya, Engkau adalah benar, dan janji-Mu benar, firman-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, surga-Mu benar, neraka-Mu benar, kiamat benar, para nabi benar, dan Muhammad adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku berserah, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakkal, kepada-Mu aku menyandarkan diri, karena-Mu aku memusuhi, dan kepada-Mu aku meminta penghakiman, maka ampunilah bagiku apa yang telah aku perbuat dan apa yang belum aku lakukan, apa yang aku lakukan secara sembunyi-sembunyi dan apa yang aku lakukan secara terang-terangan, Engkaulah Dzat Yang Maha terdahulu dan Engkaulah Dzat Yang Maha terakhir, tiada sesembahan yang hak selain Engkau ."
(Shahih Bukhari : 5842)
Berdasarkan hadits Sunan Abu Daud, doa di atas dibaca setelah membaca takbir.

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا خَالِدٌ يَعْنِي ابْنَ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا عِمْرَانُ بْنُ مُسْلِمٍ أَنَّ قَيْسَ بْنَ سَعْدٍ حَدَّثَهُ قَالَ حَدَّثَنَا طَاوُسٌ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي التَّهَجُّدِ يَقُولُ بَعْدَ مَا يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ ثُمَّ ذَكَرَ مَعْنَاهُ

Telah menceritakan kepada kami Abu Kamil, telah menceritakan kepada kami Khalid yaitu Ibnu Al Harits, telah menceritakan kepada kami 'Imran bin Muslim, bahwa Qais bin Sa'd telah menceritakan kepadanya, katanya; telah menceritakan kepada kami Thawus dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam shalat tahajjud, yaitu setelah mengucapkan "Allahu akbar" beliau biasa mengucapkan do'a…(di atas)" kemudian dia menyebutkan makna haditsnya."
(Sunan Abu Daud : 655)
- See more at: http://belajar-fiqih.blogspot.com/2013/09/shalat-tahajud-dan-doanya.html#sthash.pLZ6YV4y.dpuf

======================================================================

7 Hikmah dan Keutamaan Qurban 'Idul Adha



Sebentar lagi kita akan kedatangan tamu istimewa, Hari Raya ‘Idul Adha, dimana di hari itu dan hari tasyrik dilakukan penyembelihan hewan qurba. Jika Anda belum memutuskan untuk berkurban tahun ini, ada baiknya Anda menyimak hikmah dan keutamaan qurban pada hari-hari tersebut:
1. Kebaikan dari setiap helai bulu hewan kurban
Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.”Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan ibn Majah]
2. Berkurban adalah ciri keislaman seseorang
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat Ied kami.” [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]
3. Ibadah kurban adalah salah satu ibadah yang paling disukai oleh Allah
Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban), sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah –sebagai qurban– di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya.” [HR. Ibn Majah dan Tirmidzi. Tirmidzi menyatakan: Hadits ini adalah hasan gharib]
4. Berkurban membawa misi kepedulian pada sesama, menggembirakan kaum dhuafa
“Hari Raya Qurban adalah hari untuk makan, minum dan dzikir kepada Allah” [HR. Muslim]
5. Berkurban adalah ibadah yang paling utama
“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” [Qur’an Surat Al Kautsar : 2]
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ra sebagaimana dalam Majmu’ Fatawa (16/531-532) ketika menafsirkan ayat kedua surat Al-Kautsar menguraikan : “Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan beliau untuk mengumpulkan dua ibadah yang agung ini yaitu shalat dan menyembelih qurban yang menunjukkan sikap taqarrub, tawadhu’, merasa butuh kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, husnuzhan, keyakinan yang kuat dan ketenangan hati kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, janji, perintah, serta keutamaan-Nya.”
“Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku (kurban), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” [Qur’an Surat Al An’am : 162]
Beliau juga menegaskan: “Ibadah harta benda yang paling mulia adalah menyembelih qurban, sedangkan ibadah badan yang paling utama adalah shalat…”
6. Berkurban adalah sebagian dari syiar agama Islam
“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)” [Qur’an Surat Al Hajj : 34]
7. Mengenang ujian kecintaan dari Allah kepada Nabi Ibrahim
“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” [Qur’an Surat Ash Shaffat : 102 - 107]

Sumber: http://www.fimadani.com/7-hikmah-dan-keutamaan-qurban-idul-adha/


======================================================================


Kumpulan Doa - Doa Islam
 


DOA KESELAMATAN ~AL-BAQARAH 286 :
Rabbana la tu-akhidzna in nasina au akhtha’na rabbana wala tahmil ‘alaina ishran kama hamaltahu ‘alalladzina min qablina, rabbana wala tuhammilna ma la thaqata lana bih, wa’fu ‘anna waghfirlana warhamna anta maulana fanshurna ‘alal qaumil kafirin.

“ya tuhan kami, janganlah engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. ya tuhan kami, janganlah engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. ya tuhan kami, janganlah engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”


DOA KETABAHAN~ AL- BAQARAH 250 :
Rabbana afrig ‘alaina shabraw wa sabbit aqdaamana wanshurna ‘alal-qaumil-kafiriin

“ya tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.”

MENGHINDARI KESESATAN ~ ALI-IMRAN 8 :
Rabbana la tuzigh qulubana ba’da iz hadaitana wahab lana mil ladunka rahmah, innaka antal wahab.

“ya tuhan kami, janganlah engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi engkau; karena sesungguhnya engkau-lah maha pemberi (karunia)”.

KEKUATAN IMAN ~ ALI IMRAN 16 :
Rabbana innana amanna fagfir lana zunubana wa qina ‘azaban-nar.

"ya tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,”

KEKUATAN IMAN ~ ALI IMRAN 53 :
Rabbana amanna bima anzalta wattaba’nar rasula faktubna ma’asy-syahidin.

“ya tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan allah)”.

KESEMPURNAAN CAHAYA IMAN ~ AT-TAHRIM 8 :
Rabbana atmin lana nurana wagfir lana innaka ‘ala kulli syai’in qadir.

"ya rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya engkau maha kuasa atas segala sesuatu"

KEKUATAN IMAN ~ ALI IMRAN 147 :
Rabbanaghfir lana zhunubana wa israfana fi amrina wa sabbit aqdamana wansurna ‘alal qaumil kafirin.

“ya tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami[235] dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”

HUSNUL KHATIMAH ~ ALI IMRAN 193-194 :
Rabbana innana sami’na munadiyay yunadi lil imani an aminu birabbikum fa-amanna. rabbana faghfirlana zunubana wa kaffir ‘anna sayyi’atina wataffana ma’al abrar. rabbana wa atina ma wa’attana ‘ala rasulika wa la tukhzina yaumal-qiyamah, innaka la tukhliful mi’ad.

"ya tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, “berimanlah kamu kepada tuhanmu”, maka kamipun beriman. ya tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. ya tuhan kami, berilah kami apa yang telah engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul engkau. dan janganlah engkau hinakan kami di hari kiamat. sesungguhnya engkau tidak menyalahi janji.”

PENYESALAN ~ AL-A’RAF 23 :
Rabbana zalamna anfusana wa illam tagfirlana wa tarhamna lanakunanna minal khasirin.

“ya tuhan, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi".

MOHON KESELAMATAN ~ YUNUS 85-86 :
Rabbana la taj’alna fitnatan lil qaumizh zalimin, wa najjina birahmatika minal qaumil kafirin.

"ya tuhan kami; janganlah engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang’zalim. dan selamatkanlah kami dengan rahmat engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir.”

MOHON PERLINDUNGAN ~ HUD 47 :
Rabbi inni a’uzubika an as-‘alaka ma laisa libihi ‘ilmun, wa illa tagfir li wa tarhamni akun minal khasirin.

"ya tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada engkau dari memohon kepada engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. dan sekiranya engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi.”

KELUARGA MASLAHAH ~ IBRAHIM 40-41 :
Rabbij’alni muqimas salati wa min zurriyyati, rabbana wa taqabbal du’a. rabbanagfirli wa liwalidayya walil mu’minina yauma yaqumul hisab.

"ya tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya tuhan kami, perkenankanlah doaku. ya tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)”.

MOHON TEMPAT YG BAIK ~ AL-ISRA’ 80 :
Rabbi adkhilni mudkhala sidqiw wa akhrijni mukhraja sidqiw waj’alli mil ladunka sultanan nashira.

“ya tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi engkau kekuasaan yang menolong"

DIBERI KEMUDAHAN ~ AL-KAHFI 10 :
Rabbana atina mil ladunka rahmataw, wa hayyi’ lana min amrina rasyada.

“wahai tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).”

KELAPANGAN HATI ~ THAHA 25-27 :
Rabbisyrahli sadri, wa yassirli amri, wahlul ‘uqdatam mil lisani yafqahu qauli.

“ya tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku"

TERHINDAR MUSIBAH ~ AL-MUKMINUN 97-98 :
Rabbi a’uzu bika min hamazatisy syayatini wa a’uzu bika rabbi ay yahdurun.

"ya tuhanku aku berlindung kepada engkau dari bisikan-bisikan syaitan. dan aku berlindung (pula) kepada engkau ya tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku”

MOHON KEMULIAAN ~ AL-FURQAN 65 :
Rabbanasrif ‘anna ‘azaba jahannam(a) inna ‘azabaha kana garama.

“ya tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal”.

KELUARGA YG TAQWA~ AL-FURQAN 74 :
Rabbana hablana min azwajina wa zurriyatina qurrata a’yuniw waj’alna lil muttaqina imama.

“ya tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa".

MENSYUKURI NIKMAT~ AN-NAML 19 :
Rabbi auzi’ni an asykura ni’matakallati an’amta’alayya wa ‘ala walidayya wa an a’mala salihan tardahu, wa adkhilni birahmatika fi’ibadikas-salihin.

“ya tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang telah engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-mu ke dalam golongan hamba-hamba-mu yang saleh”.

KELUASAN RAHMAT ~ AL-MUKMIN 7-9 :
Rabbana wasi’ta kulla syai-ir rahmataw wa’ilman, faghir lillazina tabu wattabba‘u sabilaka wa qihim ‘azabal jahim. rabbana wa adkhilhum jannati ‘adninillati wa’attahum wa man salaha min aba’ihim wa azwajihim wa zurriyyatihim innaka antal ‘azizul hakim. wa qihimussayyi’at(i) wa man taqis sayyi’ati yauma’izin faqad rahimtah(u) wa zalika huwal fauzul ‘azim.

“ya tuhan kami, rahmat dan ilmu engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala. ya tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam syurga ‘adn yang telah engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. sesungguhnya engkaulah yang maha perkasa lagi maha bijaksana. dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. dan orang-orang yang engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar”.

JAUH DARI DENGKI ~ AL-HASYR 10 :
Rabbanaghfir lana wa li-ikhwaninal lazina sabaquna bil iman(i), wala taj’al fi qulubina gillan lillazina amanu, rabbana innaka ra’ufur rahim.

“ya rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; ya rabb kami, sesungguhnya engkau maha penyantun lagi maha penyayang”.

TAWAKAL PADA ALLAH ~ AL-MUMTAHANAH 4-5 :
Rabbana ‘alaika tawakkalna wa ilaika anabna wa ilaikal mashir. rabbana la taj’alna fitnal lilladzina kafaru, waghfir lana, rabbana innaka antal ‘azizul hakim.

“ya tuhan kami hanya kepada engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada engkaulah kami kembali. ya tuhan kami, janganlah engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. dan ampunilah kami ya tuhan kami. sesungguhnya engkaulah yang maha perkasa lagi maha bijaksana”).

LINGKUNGAN YG BAIK ~ AN-NISA 75 :
Rabbana akhrijna min hazihil qaryatizh zalimi ahluha waj’al lana mil ladunka waliyyan waj’al lana min ladunka nasira.

“ya tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi engkau, dan berilah kami penolong dari sisi engkau!”.

DICINTAI UMAT ~ QS.IBRAHIM 37 :
Rabbana inni askantu min zurriyyati bi wadin gairi zi zar’in ‘inda baitikal muharram, rabbana liyuqimus salata faj’al af-idatan minan nasi tahwi ilaihim warzuqhum minas samarati la’allahum yasykurun.

"ya tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah engkau yang dihormati, ya tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur".

KEDUDUKAN MULIA ~ AL-MUKMINUN 29 :
Rabbi anzilni munzalam mubarakaw wa anta khairul munzilin.

"ya tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat“.

DIBERI HIKMAH ~ ASY-SYU’ARA 83-85 :
Rabbi habli hukmaw wa alhiqni bis salihin, waj’al li lisana sidqin fil akhirin, waj’alni miw warasati jannatin na’im.

“ya tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan".

BANGUNAN INDAH DLM SURGA ~ AT-TAHRIM 11 :
Rabbibni li ‘indaka baitan fil jannati wa najjini min fir’auna wa ’amalihi wa najjini minal qaumiz zalimin.

“ya rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim".

MOHON CURAHAN RIZKI ~ AL-MAIDAH 114 :
Allahumma rabbana anzil ‘alaina ma-idatam minas sama’i takunu lana ‘idan li awwalina wa akhirina wa ayatam minka warzuqna wa anta khairur raziqin.

“ya tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan engkau; beri rzekilah kami, dan engkaulah pemberi rezki yang paling utama”.

AMPUNAN DOSA AL-HADIS :
Allahummaqh firli khathi-ati wa jahli wa israfi fi amri kullih, wama anta a’lamu bihi minni. allahummaqh firli khathayaya wa ‘amdi wa jahli wa hazli wa kullu dzalika ‘indi. allahummaqh firli ma qaddamtu wama akhkhartu wama asrartu wama a’lantu, antal muqaddimu, wa antal muakhkhiru, wa anta ‘ala kulli syai-in qadir.

"ya allah, ampunilah kesalahan, kebodohan dan keterlaluanku dalam segala urusan dan ampuni pula segala dosa yang engkau lebih mengetahui daripada aku. ya allah, ampuni kesalahan, kesengajaan, kebodohan dan keterlaluanku, serta segala dosa yg terdapat pada diriku. ya, allah ampui dosaku yg telah lalu maupun yg akan datang, yg rahasia maupun yg terang2an. engkau maha terdahulu dan maha terakhir dan engkau maha kuasa segala sesuatu".

KEBAIKAN DUNIA AKHIRAT :
Allahumma ashlih li dini allazi huwa ‘ishmatu amri wa ashlih li dun-yaya allati fiha ma’asyi, wa ashlih li akhirati allati fiha ma’adi, waj’allil hayata ziyadatan li fi kulli khairin, waj’alil mauta rahatan li min kulli syarrin.

"ya allah perbaikilah urusan agamaku yg menjadi pegangan bagi setiap urusanku, perbaikilah duniaku yg disitulah urusan kehidupanku. perbaikilah akhiratku yg kesanalah aku akan kembali. jadikanlah kehidupanku ini sebagai tambahan kesempatan utk memperbanyak amal kebajikan, dan jadilankah kemaitianku sebagai tempat peristirahatan dari setiap kejahatan".

LEPAS DARI KESULITAN ~ AL-ANBIYA 87 :
La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minaz zalimin

“tidak ada tuhan selain engkau. maha suci engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.”

DOA UNTUK KESEMBUHAN :
Allahumma rabbannaas, isyfi anta assyaafi, wa aafi antal mu’aafii, laa syifaa’ illa syifaa’uk, syifaa’an laa yughaadiru saqaman wala alama

"wahai allah tuhan seluruh manusia, sembuhkanlah dan engkau maha menyembuhkan, dan sehatkan dan maafkanlah karena engkaulah yang maha memaafkan dan menyehatkan, tiiada kesembuhan kecuali kesembuhan yang datang darimu, kesembuhan yang tak membawa kesialan dan kesakitan“.

Sumber: http://ponorogoweblog.blogspot.com/2013/03/kumpulan-doa-doa-islam.html
 
 

0 komentar:

Posting Komentar